Tips dan Trik Menulis Buku Antologi

Tips dan Trik Menulis Buku Antologi
Tips dan Trik Menulis Buku Antologi

Pada hari Kamis, tanggal 16 Januari 2025, telah dilaksanakan kegiatan WORKSHOP MENULIS dengan pembahasan (Menulis Buku Antalogi : Tips & Praktis)
yang bertempat di Gedung Aula Abu Bakar Universitas Darunnajah. Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan tips dalam menulis buku antalogi secara praktis bagi para penulis.
Acara dibuka oleh Mahasiswa Universitas Darunnajah, Muhammad Afrijal selaku moderator pada kegiatan ini. Beliau menyampaikan sambutan mengenai pentingnya menulis buku antalogi bagi setiap individu. Adanya literasi seperti membaca buku fiksi maupun non fiksi atau buku ilmiah, dapat menambah ilmu kita dan membuat kesimpulan dari literasi tersebut, yang nantinya dapat kita jadikan sebuah buku antalogi atau karya ilmiah.
Workshop ini menghadirkan satu narasumber , yaitu:
Ustadz. Falah Ibrahim, M. Comm (Dosen dan Penulis Novel).
Menjelaskan beberapa poin tantang materi yang berjudul “Menulis Buku Antalogi: Tips & Praktis.”
Dalam paparannya, Ustadz Falah Ibrahim, M. Comm menjelaskan beberapa point penting, antara lain:
– Antologi adalah karya-karya tulis yang dikumpulkan menjadi satu, diisi oleh beberapa penulis.
– Cara menulis antologi yang benar.
– Konsistensi yang harus dijaga dalam pembuatan antologi.
Point-point ini menjadi pedoman bagi para penulis dalam menulis sebuah buku antologi dengan literatur yang benar.

Beliau menjelaskan beberapa point diatas, yaitu:

  1. Antologi, karya tulis individu yang berasal dari pemikiran dengan memfokuskan pada satu moment. Buku antologi tidak boleh menjiplak dari karya tulis orang lain, yang di bolehkan dalam menulis antologi adalah mengambil kesimpulan dari karya tulis orang lain dijadikan sebuah buku.
  2. Tahap awal dalam menulis antologi adalah diawali dengan niat kuat, mengambil pena dan menulis apapun yang ada dalam pikiran kita, setelah terbiasa cobalah membuat diary. Hal ini dapat mempengaruhi kita dalam membuat sebuah karya tulis. Setelah kemauan dalam menulis itu sudah muncul, tentukan genrenya terlebih dahulu. Misal dari pengalaman pribadi, pengalaman orang, dan imajinasi. Hal ini dapat memudahkan kita membuat tema dari karya tulis tersebut. Tahap kedua, membuat premis yang menarik, unik, dan berbeda dari orang lain. Hal ini akan membuat pembaca semangat dalam membaca karya kita, tetapi perlu diingat premis jangan dibuat terlalu rumit ataupun kebanyakan plot twistnya karena biasanya antologi itu pada cerpen bukan novel atau film yang alur ceritanya panjang. Tahap ketiga, buatlah karakter yang kuat pada tokoh di dalam cerpen yang dapat memikat hati para pembaca. Bukalah cerita dengan konflik atau sesuatu yang menyentuh hati sehingga pembaca penasaran dengan kelanjutan cerita tersebut. Tahap keempat plot yang menarik, jalan cerita harus mengalir tidak terlalu cepat dan terlalu lambat. Buatlah twist di tengah-tengah cerita yang membuat pembaca terkejut.
  3. Konsisten dalam menulis perlu dijaga agar pembaca fokus dengan jalan ceritanya, menggunakan hati dalam menulis adalah sebuah bahasa yang unik dan bisa mewakili penulis serta karakternya. Gunakan dialog yang realitis, jangan menggunakan kata “ujug-ujug” tapi buatlah semenarik mungkin. Membuat ending yang memuaskan pembaca, disesuaikan dengan ceritanya saja bisa happy ending, sad ending ataupun open ending. Penulis dapat membuat judul dari apa yang sedang dilihatnya, menyimpulkan dari kumpulan beberapa gambar tetapi masih berkaitan dengan cerita tersebut.

 

Selanjutnya Ustadz Falah Ibrahim juga menerangkan
Literatur dalam penulisan novel tidak jauh berbeda dengan cerpen. Jika cerpen hanya memaparkan satu moment, novel lebih dari satu moment dan panjang alur ceritanya. Isi dalam novel diantaranya:
– Judul
– Sinopsis
– Prolog (Opsional)
– Bab/Chapter (Outline)
– Karakter/Alur cerita
– Setting tempat dan waktu
– Konflik
– Tema
– Dialog
– Monolog atau Narasi
– Klimaks
– Ending
– Epilog (optional)
Dalam workshop ini beliau juga menunjukkan hasil-hasil karya tulisnya, yaitu beberapa novel diantaranya:
1. Breaking Glass: (Ketika Hati Bertanya Haruskah Ku Bertahan?)
2. Falah 1486 (Jejak Rahasia)
3. Dibalik Kesempurnaan
4. Mencari yang hilang
Ustadz Falah Ibrahim memberikan motivasi dan mengajak para calon penulis untuk menuliskan cerita mereka dibeberapa platfom, seperti wattpad, Komunitas Belajar Menulis (KBM), Gramedia Writing Project (GWP) dan lain-lain. Platfom ini gratis bagi penulis dengan peraturan yang berbeda-beda dan yang lebih mengejutkannya lagi, menulis pada platfom ini menghasil cuan yang banyak jika pembacanya banyak dan tertarik terhadap karya tulis kita.
Beliau memotivasi calon penulis “Teman-teman mulailah kalian menulis, jangan hiraukan kritikan jelek para pembaca atas karya tulis kalian, tapi jadikanlah setiap kritikan itu sebagai penyemangat untuk membuat karya tulis yang lebih baik lagi.”
Jumlah peserta yang hadir sebanyak 34 orang, terdiri dari dosen, dan mahasiswa dari berbagai prodi. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, sehingga menciptakan suasana yang tenang dan para hadirin fokus, penuh perhatian dengan materi yang diberikan oleh Ustadz Falah Ibrahim.
Sebagai penutup, Ustadz Falah Ibrahim memberikan 2 buah buku karyanya bagi para hadirin yang dapat menebak judul atau ide tulisan fiksi dari tiga gambar yang beliau sajikan.

Acara ini berjalan lancar dan memberikan wawasan bagi mahasiswa untuk mengembangkan karya tulisnya bukan hanya karya ilmiah melainkan cerpen, novel dan lainnya.
Sebagai penutupan acara, panitia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan acara ini. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Demikian berita acara ini dibuat untuk dijadikan dokumentasi dan laporan kegiatan dalam program beasiswa para mahasiswa .

Ditulis oleh
Qonita Alifiah Mahasiswi MPI Semester 1

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.

kemahasiswaan



chat 0 Komentar

edit Tinggalkan Komentar

Surel tidak akan ditampilkan ke publik.

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.