
Pada tanggal 29 Maret, Universitas Darunnajah bersiap untuk melaksanakan uji publik bagi calon panitia seleksi Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Acara ini akan berlangsung secara daring melalui platform Zoom, memungkinkan partisipasi yang luas dalam proses tersebut.
Dalam rangka memastikan integritas dan objektivitas proses seleksi, Universitas Darunnajah telah mengundang tiga observer yang berpengalaman dalam bidangnya. Dr. Umaimah Wahid, M.Si, yang merupakan observer eksternal dari Universitas Budi Luhur, akan menjadi salah satu observer yang akan menguji dan mengawasi jalannya proses seleksi ini dengan baik dan adil.
Selain itu, dua observer internal dari Universitas Darunnajah turut serta dalam proses ini, yaitu Duna Izfanna, M.Ed., Ph.D., dan Huda Saifullah Kamalie, M.Psi., Psikolog. Keberadaan para observer ini diharapkan dapat menjamin transparansi dan keadilan dalam pemilihan calon panitia PPKS.
Para calon panitia seleksi PPKS yang akan diuji terdiri dari beragam latar belakang dan pengalaman. Rizka Fajrina S., M.M., dan Royan Fakhrudin Rifai, M.M., akan mewakili dosen dalam panitia. Sedangkan, Nesa Novrizal, S.Pd., dan Rinaldi Permana Putra, S.Ag., akan mewakili Tenaga Kependidikan. Sementara itu, perwakilan mahasiswa akan diwakili oleh Puput Wulandari.
Proses uji publik ini diharapkan dapat menghasilkan panitia seleksi yang terbaik dan terpercaya dalam menjalankan tugasnya dalam PPKS. Dengan melibatkan berbagai pihak serta melaksanakan proses seleksi secara transparan, Universitas Darunnajah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan mendukung bagi semua anggotanya.




